Pasir Hisap, Inilah Penyebab dan Cara Selamat dari Pasir Hisap

Pasir Hisap, Inilah Penyebab dan Cara Selamat dari Pasir Hisap

Bagi kalangan pecinta alam, sudah pasti mengenal lumpur hidup, lumpur hisap, atau sering kali disebut pasir hisap. Biasanya pasir hisp banyak dijumpai di film-film atau tayangan Discovery Chanel. Namun sebenarnya pasir hisap ini banyak dijumpai alam bebas.

Jika dibayangkan, saat melihat sejumlah tayangan mungkin Anda akan menganggap jika lumpur tersebut hidup bukan? Apalagi semakin orang atau apa saja yang masuk ke dalam pasir hisap akan terasa di makan. Maka dari itu Anda semua harus memahami karakter dari fenomena alam ini.

Sudah bisa dibayangkan, saat masuk ke pasir hisap maka Anda tidak akan selamat. Nah untuk mengenalnya secara luas, berikut ini penyebab dan cara selamat jika suatu saat Anda terjebak di kawasan yang dipenuhi pasir hisap.

Karakter Pasir Hisap dan Penyebabnya

Jika digambarkan secara umum, lumpur merupakan tanah lembek atau cair yang lebih kental jika dibandingkan dengan air. Saat menemukan sebuah lumpur, pastinya Anda akan menganggapnya sebagai sebuah benda yang berwarna coklat keabu-abuan bukan?

Namun berbeda dengan pasir hisp. Jika dilihat secara umum di beberapa tayangan televise atau film, lumpur ini bergerak layaknya predator yang memakan mangsanya. Biasanyasejumlah orang yang terperangkap di area pasir hisap memang berada di kawasan hutan atau tempat terbuka yang menyeramkan.

Pasir hisap atau lumpur hisap, merupakan pasir pada umumnya namun didalamnya ada campuran air dalam kisaran besar. Sehingga ikatan partikel antara lumpur dan air tersebut sangatlah berkurang. Hal inilah yang menyebabkan semua benda yang masuk kedalam area pasir hisap akan mudah sekali ditenggelamkan.

Menurut penelitian, didalam pasir hisap terkandung campuran tanah liat, garam dan pasir halus. Jika terdiam, semua partikel ini akan terlihat mengental dan diam menyerupai tanah. Jika ada tegangan dari benda yang masuk kedalamnya, lumpur ini akan mencair dan membuat semua yang masuk mudah ditenggelamkan.

Kepadatan pasir hisap adalah 2 gram/mm dalam ukuran perkiraan. Sedangkan kepadatan manusia sejauh ini 1 gram/mm. Sehingga semua benda yang memiliki kepadatan tinggi akan mudah mengapung saat masuk ke pasir hisap. Berbeda dengan sedimen ketika ada interaksi benda bergerak, maka semakin banyak interaksi pasir akan semakin memudahkan benda ditenggelamkan.

Pasir hisap terjadi saat adanya aliran air yang terjebak dikawasan tertentu dan dipenuhi oleh pasir. Sehingga air tersebut dalam jangka panjang tidak bisa keluar dari area yang dipenuhi pasir tersebut. Secara umum, penyebab terjadinya pasir hisap terdiri dari dua kemungkinan, antara lain:

  • Gempa Bumi

Saat terjadi gempa bumi maka mengakibatkan tenakan air tanah semakin mencairkan lumpur dan pasir. Saat permukaan semakin lembek, maka kemungkinan daya cair permukaan semakin besar. Hal ini akan menyebabkan semua benda dan bangunan yang ada diatasnya semakin mudah jatuh serta tenggelam.

  • Aliran Air Bawah Tanah

Adanya aliran air bawah tanah keatas akan sekaligus menentang kekuatan gaya gravitasi. Hal ini jika berlangsung secara bertahap semakin membuat butiran pasir menjadi semakin lebih ringan dibandingkan massa pasir sebelumnya.

Untuk mengenali adanya pasir hisap, maka Anda harus mengenali beberapa area seperti lokasi yang cukup berair, lokasi dengan kepadatan kurang dari air, dan bergerak naik turun seperti ada gerakan daya hisap.

Tips Selamat Dari Pasir Hisap

Jika Anda tidak sengaja masuk ke pasir hisap, tentu saja hal pertama jangan panik dulu. Ada sejumlah hal yang memungkinkan Anda selamat dari area itu. Inilah beberapa hal yang harus Anda lakukan.

  • Tenang saja, karena semakin banyak bergerak akan membuat tubuh semakin tenggelam. Jadi lebih baik minimkan saja gerakan sambil menunggu bantuan datang.
  • Jika membawa benda berat seperti ransel, lebih baik Anda segera melepaskan atau membuangnya jauh dari area pasir hisap.
  • Bergerak saja dengan perlahan sehingga sejumlah pasir yang masuk ke daerah hampa berkurang. Hal ini juga akan mengurangi beban dan tekanan saat menggemburkan pasir yang terinjak.
  • Untuk membebaskan kaki dan tangan, silahkan merenggangkan anggota badan. Hal ini harus dilakukan secara perlahan agar kondisi sekitar tidak membatasi ruang gerak.
  • Cobalah lebih rileks dan santai dengan melentangkan tubuh. Bisa saja Anda semakin terapung keatas dan memudahkan kaki bisa mendayung tubuh menuju ke bagian tepi pasir hisap.
  • Lebih utamanya adalah merengganggang kondisi kaki dengan mencoba gerakan kecil yang membuat pasir tidak mengikat anggota gerak Anda. Jika ketebalan lumpur semakin meningkat dan membatasi gerakan Anda, silahkan melonggarkan lumpur dengan gerakan ringan.
  • Untuk kembali kepermukaan, setelah sampai di bagian permukaan atau tepi silahkan mencari cengkeraman kuat seperti batang pohon atau akar yang memudahkan Anda bisa naik ke permukaan.

Meski pasir hisap di film sangat mengerikan, tetapi di alam bebas sebenarnya pasir hisap tidak menakutkan. Hanya saja Anda yang terjebak di area ini harus lebih waspada dan bisa mengatasinya secara sabar. Dijamin jika Anda masuk ke area ini bisa selamat dengan mudah.


Leave a Reply

Your email address will not be published.